Liga Champions Asia adalah kompetisi paling bergengsi antar klub di Asia. Tentu saja bisa bermain di sana adalah suatu kebanggaan tersendiri bagi sebuah klub, terlebih bagi klub Indonesia. Hanya saja saat ini Indonesia tidak bisa meloloskan langsung wakilnya ke Liga Champions Asia, dan harus melalui babak kualifikasi terlebih dahulu. Hal itu dikarenakan peringkat koefisien Liga 1 selaku kompetisi papan atas di Indonesia masih kalah jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Untuk kamu yang ingin mendapat kesempatan menang lebih besar dalam bermain Poker online, langsung saja kunjungi 988Sport.net. Buktikan sendiri keunggulannya dan dapatkan banyak keuntungannya.

Dengan melalui babak kualifikasi, tentu saja tim-tim asal Indonesia akan mendapat tantangan yang lebih berat karena harus berjumpa dengan tim-tim raksasa Asia. Oleh sebab itu, sampai saat ini banyak klub Indonesia yang kesulitan untuk menembus babak grup Liga Champions Asia. Meskipun demikian, ada beberapa tim asal Indonesia yang pernah bermain di Liga Champions Asia, bahkan setidaknya ada 5 tim asal Liga 2 yang pernah wakili Indonesia di kompetisi tersebut.

Mitra Kukar

Mitra Kukar yang baru saja terdegradasi ke kompetisi Liga 2 ternyata pernah mewakili Indonesia di Liga Champions Asia, tepatnya pada musim 1988/99 ketika mereka masih bernama Niac Mitra. Hanya saja kala itu Niac Mitra gagal lolos ke babak gugur karena hanya menduduki posisi ketiga di Grup 5 dengan meraih 1 kali kemenangan dan 1 kali seri serta menelan 2 kali kekalahan.

Persita Tangerang

Kemudian ada nama Persita Tangerang yang juga pernah mewakili Indonesia di Liga Champions Asia pada tahun 2003 yang lalu. Namun sayangnya pada babak play-off ketiga Liga Champions Asia mereka kalah agregat dari tim asal Thailand, Osotspa FC dengan skor 1-0.

Sriwijaya FC

Selanjutnya ada nama Sriwijaya FC yang pernah mewakili Indonesia di Liga Champions Asia 2009. Kala itu tim Laskar Wong Kito tergabung di Grup E bersama FC Seoul (Korea Selatan), Gamba Osaka (Jepang), dan Shandong Luneng (China). Namun Sriwijaya FC harus tersingkir di babak grup setelah hanya mengumpulkan 3 poin hasil kemenangan 4-2 atas Shandong Luneng.

PSMS Medan

PSMS Medan adalah tim Indonesia pertama yang bermain di Liga Champions Asia, tepatnya pada tahun 1970 yang lalu. Kala itu PSMS Medan berhasil menduduki posisi ke-4 setelah kalah 0-1 dari wakil Lebanon, Homenetmen dengan skor 0-1.

Persik Kediri

Yang terakhir adalah Persik Kediri, yang pernah bermain di Liga Champions Asia pada dua edisi, masing-masing pada tahun 2004 dan 2007 yang lalu. Namun pada kedua edisi itu Persik hanya mampu duduk di posisi ketiga klasemen akhir babak grup.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *