Final Liga Champions Eropa musim 2018/19 akan mempertemukan dua wakil Inggris, yakni Tottenham Hotspur melawan Liverpool di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Minggu (02/06) dini hari mulai pukul 02:00 WIB. Ini akan menjadi final kedua pelatih Jurgen Klopp bersama Liverpool, setelah dia berhasil melakukannya pada musim lalu. Namun sayang, pada musim 2017/18 gelar juara Liga Champions yang ada di depan mata harus sirna setelah di partai puncak Liverpool dikalahkan Real Madrid dengan skor telak 3-1.

Akan tetapi kini Liverpool kembali datang ke partai final dengan skuat yang lebih mentereng. Meskipun demikian, perjalanan Liverpool menuju ke final juga tidak dilalui dengan mudah, dan bahkan Klopp harus melakukan perjudian untuk bisa mengantarkan timnya ke partai puncak.

Babak Grup Liga Champions

Perjalanan Liverpool di Liga Champions musim 2018/19 dimulai dari Grup C, di mana mereka harus bergabung dengan PSG, Napoli, dan Red Star Belgrade. Grup ini bisa dibilang tidak mudah, karena Napoli dan PSG adalah tim papan atas di Eropa.

Laga pertama Liverpool di Liga Champions musim 2018/19 dilalui dengan melawan PSG di Anfield. Pada pertandingan itu Liverpool menang dengan skor ketat 3-2, melalui gol Roberto Firmino di masa injury time babak yang kedua.

Namun di pertandingan kedua Liverpool harus menelan kekalahan dengan skor 0-1 ketika bertandang ke markas Napoli. Liverpool kembali bangkit di laga ketiga Grup C dengan mengalahkan Red Star Belgrade 4-0.

Meskipun lebih diunggulkan, namun pada kenyataannya Liverpool harus kalah 2-0 dari Red Star Belgrade di laga keempat Grup C. Belum sempat bangkit, Liverpool kembali kalah dengan skor 2-1 dari tuan rumah PSG. Kekalahan di matchday kelima ini membuat posisi Liverpool berada di ujung tanduk, dan mereka harus mampu menang melawan Napoli di laga terakhir untuk bisa lolos ke babak gugur. Klopp pun melakukan perjudian di laga pekan ke-6 dan Liverpool akhirnya mampu mengalahkan Napoli dengan skor 1-0.

Babak Gugur Liga Champions

Kemenangan melawan Napoli membuat Liverpool lolos ke babak gugur dengan status runner-up Grup C dan ditakdirkan bertemu Bayern Munich di babak 16 besar. Meskipun sempat bermain imbang 0-0 di leg pertama, Liverpool mengamuk di leg kedua dan mengalahkan Bayern Munich dengan skor 1-3 di Allianz Arena.

Kemudian di babak 8 besar mereka bertemu dengan FC Porto, dan berhasil menang dengan skor 2-0 di leg pertama. Kemudian di laga leg kedua Liverpool kembali menang, kali ini dengan skor 1-4.

Di babak semi-final Liverpool harus bertemu dengan lawan berat, yakni Barcelona. Harapan Liverpool untuk melangkah ke final kian mengecil setelah mereka kalah 3-0 dari Barcelona di laga leg pertama. Akan tetapi Klopp kembali melakukan perjudian dan berhasil mengantarkan Liverpool menang dengan skor 4-0 di laga leg kedua. Liverpool pun lolos ke final Liga Champions dengan menyingkirkan Barcelona 4-3 secara agregat. Kalau kamu gak pingin tersingkir seperti Barcelona dalam bermain Play123, segera daftarkan dirimu di Tanimoto-auto.com.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *