Valverde Wajib Didepak Dari Barcelona dengan 3 Alasan Ini

Kekalahan yang diterima Barcelona di Anfield kali ini cukup menyakitkan hati. Di leg pertama cukup melegakan dengan hasil 3-0, namun terpuruk di leg kedua dengan skor 4 – 0. Lalu, berikut ini rentetan kegagalan Valverde yang menjadi alasan mengapa Barcelona harus memecatnya.

 

Valverde Wajib Didepak Dari Barcelona dengan 3 Alasan Ini

Mengulang Kegagalan di berbagai Pertandingan

Kegagalan Barcelona semakin diburuk dengan tidak ada satu gol pun yang bisa didapatnya di kandang Liverpool. Dan tentu saja liverpool menang hasil gol Georgino Wijnaldum dan Divock Origi.

Liverpool berhasil mengungguli barcelona di semifinal Liga Champions. Itu berarti Barcelona gagal total meraih kemenangan treble di musim kali ini. Keberuntungan besar bagi pemegang Liverpool pada taruhan judi bola di situs homepage judi online ini.

Gagalnya Barcelona di beberapa pertandingan, tentu membuat pendukungnya cukup kecewa. Di tambah dengan kandasnya Barcelona di perempat final Liga Champions. Semakin membuat fans Barcelona menitikkan air mata.

Valverde sebagai pelatih menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas kesalahan yangberkali-kali dibuat Barcelona. Pelatih membawa pengaruh besar atas kekalahan dan kberhasilan sebuah tim. Kali ini akan di rangkum 3 alasan Valverder layak di depak dari Barcelona.

 

Tidak Berani Mengambil Resiko

Dengan susunan pemain yang selalu sama di setiap pertandingan, membuat Valverde dikenal sebagai pelatih yang pragmatis. Dia tidak pernah mau mencoba hal baru untuk bertarung dengan lawan.

Tentu hal ini membuat musuh mudah mengenali taktik yang di mainkan oleh Barcelona. Sedangkan lawan dari berbagai negara di liga Eropa sudah menggunakan stategi baru untuk menghancurkan Barcelona di setiap turnamen.

 

Mental juaranya lemah

Pertarungan sengit di liga Eropa membutuhkan mental juara untuk menggapai kemenangan. Sulit bagi klub Barcelona jika terus berkutat pada sikap menganggap lemah lawan. Hal ini menimbulkan tidak adanya kesiapan matang untuk bertanding.

Mari kita lihat pada pertandingan dua musim terakhir, Barcelona tersungkur di leg kedua melawan AS Roma dan liverpool. Merasa menang di leg pertama, Barcelona tidak mau waspada dan terkesan jumawa.

 

Tak Punya Cadangan Plan

Bersanding dengan Liverpool di leg pertama, Barcelona hampir mampu menyamai kedudukan. Melihat Philippe Countinho dan Sergi Roberto bermain buruk di leg pertama, tak membuat Valverde mengganti keduanya. Countinho dan Roberto justru di turunkan sejak menit awal. Di menit ke-60, Valverde meminta Philippe mundur. Hal ini keputusan yang sangat terlambat.

Baca juga: Bikin Tegang! Ini 4 Epic Comeback Terbaik dalam Sejarah Sepakbola

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *