Terus Memaksa Hengkang, Ini 4 Pemain yang Bisa Didatangkan MU untuk Gantikan Pogba

Manchester United kini tengah dipusingkan oleh keinginan pemain andalannya, Paul Pogba, untuk hengkang meninggalkan Old Trafford. Keinginan itu bahkan sudah diungkapkan langsung oleh pemain asal Perancis tersebut.

“Setelah beberapa musim membela Manchester United, saya juga sama seperti pemain lainnya, merasakan adanya masa-masa menyenangkan ataupun yang tidak menyenangkan. Saya pikir ini saatnya untuk mencari tantangan baru di klub lain,” kata Pogba dilansir Football Italia.

Dengan situasi itu, Manchester United pun harus menyiapkan pemain pengganti untuk mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Pogba. Dengan kualitas yang dimilikinya, tentunya tidak banyak pemain yang benar-benar bisa menggantikan posisi Pogba di lini tengah Manchester United. Namun setidaknya masih ada 4 pemain yang bisa didatangkan The Red Devils untuk menggantikan Pogba, berikut adalah lengkapnya.

Youri Tielemans

Pada paruh kedua musim 2018/19, Youri Tielemans berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan bersama Leicester City, di mana dirinya mampu mencetak 3 gol dan menyumbang 5 assists hanya dari 13 penampilan. Dengan kualitas yang sudah terbukti, Manchester United pun bisa mendatangkan Tielemans untuk menggantikan Pogba, terlebih kini sang pemain juga masih berusia 22 tahun.

Tanguy Ndombele

Kemudian ada nama Tanguy Ndombele yang merupakan pemain hasil binaan Olympique Lyonnais. Sama seperti Pogba, Ndombele juga memiliki kemampuan yang cukup komplet sebagai seorang gelandang. Oleh sebab itu, pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer pun bisa memasukkannya dalam daftar pemain incaran.

Adrien Rabiot

Kemudian Ole juga bisa mendatangkan gelandang milik PSG, Adrien Rabiot. Selain kualitasnya sudah terbukti, Manchester United juga bisa mendatangkan Rabiot secara gratis, mengingat kontraknya bersama PSG sudah berakhir pada musim panas 2019.

Bruno Fernandes

Pemain terakhir yang bisa didatangkan oleh Manchester United adalah gelandang milik Sporting Lisbon, Bruno Fernandes. Namanya sendiri mulai mencuat setelah berhasil mencetak 31 gol untuk Sporting Lisbon dalam 50 penampilannya di semua kompetisi. Tentu saja itu adalah jumlah gol yang cukup banyak, mengingat dia berposisi sebagai pemain tengah atau gelandang. Nah, untuk kamu yang hobi bermain judi online, gak ada salahnya bergabung bersama 988BET dengan mengunjungi 988Bet.net. Selain terpercaya, kamu juga bisa mendapat lebih banyak keuntungan dan kesempatan menang yang lebih besar.

Kalah Telak, Timnas Vanuatu Tantang Indonesia Tanding Ulang

Timnas Vanuatu harus mendapat mimpi buruk usai mereka dihajar Timnas Indonesia dengan skor telak 6-0 pada sebuah laga uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/06) malam WIB. Pada pertandingan ini gawang mereka sudah jebol dua kali pada babak yang pertama, dan empat gol lainnya bersarang ke gawang mereka pada babak yang kedua. Aktor kemenangan Indonesia pada pertandingan ini adalah striker milik Madura United, Beto Goncalves yang sukses mencetak empat gol sekaligus atau quatrick.

Pelatih Vanuatu Akui Kekalahan Atas Indonesia

Pelatih Timnas Vanuatu, Paul Munster mengakui kekalahan timnya atas Indonesia. Dia menilai bahwa kekalahan telak itu tidak lepas dari kesalahan individu para pemainnya. Selain itu, para pemain Vanuatu juga gagal menjalankan strategi yang dia instruksikan.

“Kita punya rencana permainan untuk menghadapi Indonesia, tapi hal tersebut tidak berjalan di atas lapangan. Meskipun kami buta kekuatan Indonesia, tapi memang kekalahan tadi murni karena kesalahan pemain kami sendiri,” kata Paul dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan.

Lebih lanjut, Paul juga mengaku kecewa atas hasil yang diraih timnya pada laga uji coba melawan Timnas Indonesia. Oleh sebab itu, dia berancang-ancang akan langsung membenahi skuatnya begitu kembali ke Vanuatu.

“Tapi saya bisa mengambil pelajaran dari sini, kebanyakan dari pemain saya (Vanuatu) adalah pemain muda, di mana mereka ini adalah penampilan perdana mereka di Asia. Saya kecewa, tapi kami belajar dari sini, dan kami akan lebih fokus dan melakukan pembenahan saat kembali ke Vanuatu, mempersiapkan diri untuk kejuaraan Pacific Games,” lanjutnya.

Tantang Indonesia Tanding Ulang

Meskipun timnya harus dibantai, namun Paul mengaku masih penasaran dengan kekuatan Timnas Indonesia. Oleh sebab itu dia berencana untuk berbicara langsung dengan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy untuk membahas mengenai kemungkinan rematch atau tanding ulang.

“Saya akan berbicara dengan Simon untuk melakukan tanding ulang,” pungkasnya.

Untuk kamu yang hobi bermain poker atau judi online lainnya, langsung saja daftar Sbobet terpercaya hanya di 988Bet.net. Di sana kamu dijamin akan mendapat lebih banyak bonus dan peluang untuk menang.

Tengah Menganggur, 3 Klub Indonesia Ini Bisa Datangkan David da Silva

David da Silva nampaknya harus mengalami musim yang mengecewakan bersama klub asal Korea Selatan, Pohang Steelers. Karena dari 10 penampilan yang dia jalani pemain asal Brasil itu hanya mmapu mencetak 2 gol, dan hal itu lah yang kemudian membuatnya didepak dari klub. Padahal di Liga 1 2018 dirinya mampu tampil ganas bersama Persebaya Surabaya dengan mencetak 20 gol dari 23 penampilan yang dia jalani.

Berstatus tanpa klub, Da Silva kabarnya akan kembali mencoba peruntungan dengan memperkuat klub Indonesia. Terkait rumor tersebut, berikut adalah 3 klub Indonesia yang berpeluang menggunakan jasanya.

Persebaya Surabaya

Persebaya nampaknya menjadi klub yang paling cocok untuk gaya permainan Da Silva. Karena setelah didepak oleh Bhayangkara FC di awal musim 2018, Da Silva yang bergabung bersama tim Bajul Ijo justru berhasil tampil menggila dengan mencetak 20 gol. Oleh sebab itu, kini Persebaya digadang-gadang menjadi klub terdepan yang berpeluang untuk kembali menggunakan jasa Da Silva. Terlebih pada Liga 1 2019 ini Persebaya belum menemukan sosok bomber tajam seperti dirinya.

Persela Lamongan

Persela Lamongan menjadi tim Jawa Timur lainnya yang berpeluang menggunakan jasa Da Silva. Karena kini tim berjuluk Laskar Joko Tingkir tersebut tengah membutuhkan sosok striker tajam, setelah tampil mengecewakan di tiga pertandingan perdana Liga 1 2019. Karena dari tiga pertandingan mereka hanya mampu meraih satu poin dan mencetak 5 gol.

PSIS Semarang

Selanjutnya ada PSIS Semarang, terlebih beberapa saat jelang bergulirnya Liga 1 2019 mereka juga harus kehilangan bomber asal Brasil, Claudio Marini Junior yang menderita cedera parah dan harus absen panjang dari lapangan hijau. Dengan cederanya Junior, berarti kini PSIS hanya memiliki Silivio Escobar yang dipinjam dari Persija Jakarta. Namun sayangnya Escobar juga gagal menunjukkan penampilan apiknya, karena dari tiga laga perdana di Liga 1 2019 dirinya belum mampu mempersembahkan satu gol pun.

Untuk kamu yang ingin mendapat keuntungan lebih besar dalam bermain pokeer, langsung saja bergabung di 988BET dengan mengunjungi 988Bet.net.

Akhirnya Terungkap! Ini Alasan Matthijs de Ligt Enggan Gabung Barcelona

Matthijs de Ligt berhasil mencuri perhatian para penggemar sepak bola dunia, terutama setelah dirinya berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan bersama dengan Ajax Amsterdam. Meskipun masih berusia 19 tahun, namun bek internasional Belanda itu sudah ditunjuk menjadi seorang kapten tim dan berhasil mengantarkan Ajax Amsterdam lolos hingga ke babak semi-final Liga Champions Eropa. Tidak hanya itu, di bawah pimpinannya Ajax Amsterdam yang bermaterikan pemain muda berhasil menjuarai Eredivisie dan Piala Belanda musim 2018/19. Berdasarkan catatan, musim lalu De Ligt berhasil membuat 55 penampilan di semua kompetisi dan mencetak 7 gol serta menyumbang 4 assists untuk Ajax Amsterdam.

Matthijs de Ligt Diminati Banyak Klub Top Eropa

Dengan kemampuan yang dimilikinya, bukan hal yang mengherankan jika De Ligt kabarnya diminati banyak klub raksasa. Beberapa klub yang meminatinya adalah Barcelona, Liverpool, Manchester United, hingga PSG. Namun ada kabar yang menyebutkan bahwa De Ligt enggan menjadikan Barcelona sebagai klub pilihannya di bursa transfer musim panas 2019. Padahal sebelumnya Barcelona diklaim menjadi klub terdepan untuk mendatangkan De Ligt, terlebih tim asal Catalan itu juga telah mendatangkan Frankie de Jong yang tak lain adalah rekan setimnya di Ajax Amsterdam.

Dilansir dari One Football, nampaknya De Ligt memiliki alasan tersendiri enggan menjadikan Barcelona sebagai pilihan. Karena dia menilai bahwa Barcelona tidak bisa memenuhi ambisinya untuk mendapat kesempatan bermain sebagai pemain inti dan upah yang besar.

PSG Lebih Berpeluang

Klaim itu pun membuat PSG kini lebih berpeluang untuk mendatangkannya pada bursa transfer musim panas 2019. Karena klub raksasa asal Perancis tersebut disebut siap memberikan De Ligt upah sebesar 20 juta euro atau setara 323 miliar rupiah per tahun. Tidak hanya itu, PSG juga siap memberikan jaminan bermain sebagai tim inti jika De Ligt bersedia bergabung bersama mereka dengan cara menjual Marquinhos yang biasa ditempatkan di posisi bek tengah.

Untuk kamu yang hobi bermain judi online, langsung saja bergabung di 988Bet dengan cara klik 988Bet.asia dan langsung nikmati keuntungannya.

Legenda Belanda Ungkap Dua Klub yang Cocok untuk Matthijs de Ligt

Sampai saat ini masa depan bek muda asal Belanda, Matthijs de Ligt masih penuh dengan tanda tanya. Setelah tampil mengesankan bersama Ajax Amsterdam, De Ligt pun langsung menjadi incaran banyak tim-tim ternama dunia. Ia kemudian juga memberi isyarat ingin meninggalkan Ajax Amsterdam demi mencari tantangan baru di dalam kariernya sebagai pemain sepak bola profesional.

Dalam beberapa pekan terakhir ia pun terus dikait-kaitkan dengan tim-tim raksasa Eropa, seperti halnya Barcelona, Paris Saint-Germain, Juventus, hingga Manchester United. Banyanya klub raksasa yang meminatinya membuat De Ligt harus berhati-hati dalam mengambil keputusan, karena bukan tidak mungkin kariernya justru semakin hancur jika dia salah dalam memilih klub.

Hanya Barcelona dan Manchester City yang Cocok untuk Matthijs de Ligt

Mengomentari hal itu, legenda Timnas Belanda, Frank de Boe pun mengungkapkan bahwa hanya ada dua tim yang cocok sebagai pelabuhan baru bagi De Ligt. Kedua tim itu adalah Barcelona dan Manchester City.

“Manchester City atau Barcelona akan menjadi tim terbaik untuk gaya bermainnya. Saya yakin dengan hal itu. Dia pemain yang sarat talenta dan baru menjalani musim yang hebat. Gaya bermainnya akan cocok di Barcelona karena tak jauh berbeda dengan gaya permainan Ajax Amsterdam,” kata De Boer.

Barcelona dan Manchester City Lebih Menjamin Kesuksesan

De Boer yang notabene pernah menjadi bagian dari Barcelona itu mengungkapkan bahwa Blaugrana dan Manchester City lebih menjamin kesuksesan bagi karier De Ligt di masa depan. Sementara dia sama sekali tidak menyarankan De Ligt untuk bergabung bersama PSG, meskipun klub asal Perancis itu sempat menjadi kandidat.

“Saya tidak berpikir bahwa PSG akan menjadi opsi terbaik untuknya. PSG tim yang hebat, tetapi mereka tidak termasuk jajaran klub elite. Gayanya tidak akan berkembang di sana,” pungkasnya.

Nah, untuk kamu yang hobi bermain judi online, langsung saja daftar 988Bet hanya di 988Poker.me dan langsung dapatkan keuntungannya.

10 Pemain Bergaji Tertinggi di Real Madrid, Hazard Bukan yang Tertinggi!

Real Madrid baru saja berhasil mendatangkan bintang Chelsea asal Belgia, Eden Hazard dengan nilai transfer sebesar 100 juta euro atau setara 1,6 triliun rupiah. Tingginya harga yang harus dikeluarkan Real Madrid untuk menebus Hazard bukanlah hal yang mengejutkan, karena memang pemain berusia 28 tahun itu memiliki skil di atas rata-rata. Selain piawai mencetak gol, Hazard dengan gocekannya juga piawai dalam memberikan ruang kosong kepada rekan-rekannya untuk bisa mencetak gol.

Menurut informasi terbaru, Hazard akan mendapat upah yang cukup tinggi bersama Real Madrid, yakni mencapai angka 11 juta euro atau sekitar 177 miliar rupiah per tahun. Gaji yang diperoleh Hazard bersama Real Madrid lebih tinggi dua kali lipat dari gaji terakhir yang dia peroleh bersama Chelsea.

Meskipun demikian, Hazard bukanlah pemain dengan gaji tertinggi di Real Madrid. Karena dia masih kalah dari sang kapten Real Madrid, Sergio Ramos yang diganjar upah sebesar 12 juta euro atau setara 193 miliar rupiah per musim. Hal itu pun sejalan dengan peran penting Ramos di lini pertahanan Real Madrid, terlebih bek internasional Spanyol itu juga menjabat sebagai kapten tim.

Akan tetapi gaji yang diterima Ramos juga masih kalah dibandingkan dengan winger asal Wales, Gareth Bale, yang menurut laporan mendapat upah sebesar 15 juta euro atau 241 miliar rupiah per tahun. Padahal Bale sendiri digadang-gadang bakal segera angkat kaki meninggalkan Real Madrid, setelah pelatih Zinedine Zidane tak memasukannya dalam rencana skuat di musim depan. Musim lalu Bale hanya mencatat 29 penampilan di La Liga Spanyol, mencetak 8 gol dan menyumbang 3 assists untuk Real Madrid.

Berikut adalah Daftar 10 Pemain Bergaji Tertinggi di Real Madrid

  1. Gareth Bale: 15.000.000 euro per tahun
  2. Sergio Ramos: 11.700.000
  3. Eden Hazard: 11.000.000
  4. Marcelo: 11.000.000
  5. Toni Kroos: 11.000.000
  6. Luka Modric: 10.000.000-11.000.000
  7. Karim Benzema: 8.700.000
  8. Thibaut Courtois: 8.000.000
  9. Isco: 6.700.000
  10. Raphael Varane: 5.800.000

Bagaimana, mau mendapat penghasilan tambahan? Kalau memang iya, gak ada salahnya kamu mencoba bermain Casino SBOBET hanya di Sport988.net.

Meski Gagal ke UCL, Manchester United Masih Berpeluang Rekrut 3 Pemain Top

Manchester United dipastikan gagal berlaga di Liga Champions (UCL) musim 2018/19 mendatang. Kepastian itu tidak lepas dari hasil minor yang diraih oleh Manchester United pada musim kompetisi 2018/19, di mana mereka harus mengakhiri Liga Premier Inggris dengan berada di posisi ke-6. Dengan demikian Manchester United hanya diizinkan untuk mengikuti Liga Europa atau kompetisi kasta kedua antar klub Eropa. Kegagalan mereka untuk tampil di Liga Champions musim depan membuat beberapa pemain bintang dikabarkan mulai berancang-ancang untuk hengkang, salah satunya adalah Paul Pogba, yang sangat diminati oleh Juventus dan Real Madrid.

Namun pelatih Manchester United, Ole Gunnar Solksjaer tidak ingin timnya digembosi dan mematok para pemain bintang dengan harga tinggi yang sekiranya menguntungkan mereka. Tidak hanya itu, Ole juga berniat untuk mendatangkan 3 pemain papan atas ke Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2019. Ketiga pemain tersebut adalah sebagai berikut.

Jan Oblak

Menurut laporan terbaru dari ESPN FC, kiper andalan Atletico Madrid, Jan Oblak telah menyatakan keinginannya untuk hengkang pada musim panas 2019. Media itu pun mengabarkan bahwa Oblak tertarik untuk pindah ke Manchester United, yang ternyata adalah klub idolanya di masa kecil. Seiring dengan hal tersebut, Oblak pun bisa dianggap sebagai pengganti yang pas untuk David de Gea yang dirumorkan akan segera pindah ke PSG. Meskipun demikian, Manchester United dipastikan harus merogoh kocek cukup dalam, karena Oblak disinyalir memiliki nilai transfer sebesar 120 juta euro atau sekitar 2 triliun rupiah.

Toby Alderweireld

Manchester United ingin menambal lini belakangnya yang pada musim 2018/19 tampil sangat mengenaskan dan terlihat rapuh. Oleh sebab itu, mereka pun tertarik untuk mendatangkan bek kokoh milik Tottenham Hotspur, Toby Alderweireld, yang secara kebetulan menolak perpanjangan kontrak bersama The Lilywhites. Menurut informasi, Manchester United harus mengeluarkan biaya sebesar 25 juta euro atau setara 400 miliar rupiah untuk mendatangkan Toby.

Donny van de Beek

Pada musim 2018/19 Donny van de Beek berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan bersama Ajax Amsterdam, dengan mencetak 17 gol dan menyumbang 13 assists di semua kompetisi. Sementara pakar sepak bola Belanda, Marcel van der Kraan mengungkapkan bahwa kini Van de Beek tengah membuka peluang untuk menjajal ketatnya Liga Premier Inggris, dan momen ini pun bisa digunakan Manchester United untuk segera menggaet sang pemain. Bagi kamu yang ingin memanfaatkan waktu luang untuk meraih penghasilan, gak ada salahnya coba bermain Casino SBOBET hanya di 988Sport.net. Gak akan rugi, yang ada kamu justru untung terus!

Prediksi Polandia vs Israel, Perebutan Puncak Klasemen Grup G Kualifikasi Piala Eropa 2020

Babak kualifikasi Grup G Piala Eropa 2020 akan kembali menyuguhkan pertandingan seru dan menarik, di mana dua tim kuat akan sama-sama berhadapan. Karena Polandia akan bertemu dengan Israel di Stadion National Warsaw, Polandia, Selasa (11/06) dini hari mulai pukul 01:45 WIB. Pertandingan ini pun dipastikan bakal berlangsung panas sejak menit awal, karena keduanya sama-sma akan berebut posisi puncak klasemen sementara Grup G.

Polandia

Saat ini Polandia masih menjadi pemuncak klasemen sementara Grup G dengan koleksi poin sempurna 9 dari 3 pertandingan yang sudah dijalani. Melihat hal itu tentu saja Polandia adalah tim yang diunggulkan pada grup ini untuk bisa langsung lolos secara otomatis ke putaran final Piala Eropa 2020. Mereka pun berpeluang untuk semakin menegaskan posisinya di puncak klasemen jika berhasil mengalahkan Israel pada pertandingan kali ini.

Jelang pertandingan kali ini Polandia berhasil mendapatkan modal yang cukup memuaskan di pertandingan terakhir, di mana mereka sukses menghalahkan tuan rumah Macedonia dengan skor 0-1. Pada pertandingan itu Krzysztof Piatek menjadi bintang lapangan berkat gol tunggalnya. Pada laga melawan Israel pemain milik AC Milan itu kemungkinan besar bakal kembali menjadi andalan di lini depan bersama bomber milik Bayern Munich, Robert Lewandowski.

Untuk bisa mengalahkan Israel, pemain Polandia harus mewaspadai pergerakan Eran Zahavi yang memiliki insting tajam dalam hal mencetak gol. Selain itu, Piotr Zielinski juga dituntut untuk menunjukkan penampilan terbaiknya demi memenangkan perebutan lini tengah. Jika hal itu bisa dia lakukan, Polandia diprediksi akan mudah untuk menguasai jalannya pertandingan dan melancarkan serangan berbahaya ke lini pertahanan Israel.

Israel

Di sisi lain, kini Israel juga dipastikan akan menargetkan kemenangan pada pertandingan kali ini demi memenuhi ambisinya untuk menjadi pemuncak klasemen Grup G. Karena saat ini Israel masih berada di posisi kedua dengan koleksi 7 poin, dan kemenangan melawan Polandia akan membuat mereka memiliki 10 poin dan berhak menjadi pemuncak klasemen.

Akan tetapi mengalahkan Polandia juga bukan perkara yang mudah, terlebih pada pertandingan nanti para pemain Israel masih harus menghadapai tekanan yang diberikan oleh suporter tuan rumah. Untuk membongkar ketatnya lini pertahanan Polandia, pelatih Israel, A. Herzog kemungkinan besar akan kembali mengandalkan Zahavi yang pada laga terakhir melawan Latvia berhasil mencetak 3 gol.

Pada laga melawan Polandia para pemain Israel juga harus berani berduel dan bermain disiplin, karena para pemain tim tuan rumah dikenal piawai dalam memanfaatkan peluang sekecil apa pun.

Head to Head Polandia vs Israel

04/09/94 Israel 2 – 1 Polandia

25/04/95 Polandia 4 – 3 Israel

25/02/98 Israel 2 – 0 Polandia

18/08/98 Polandia 2 – 0 Israel

18/08/05 Polandia 3 – 2 Israel

Lima Pertandingan Terakhir Polandia

16/11/18 Polandia 0 – 1 Republik Ceko

21/11/18 Portugal 1 – 1 Polandia

22/03/19 Austria 0 – 1 Polandia

25/03/19 Polandia 2 – 0 Latvia

08/06/19 Makedonia 0 – 1 Polandia

Lima Pertandingan Terakhir Israel

16/11/18 Israel 7 – 0 Guatemala

21/11/18 Skotlandia 3 – 2 Israel

22/03/19 Israel 1 – 1 Slovenia

25/03/19 Israel 4 – 2 Austria

08/06/19 Latvia 0 – 3 Israel

Prediksi Line Up Polandia vs Israel

Polandia (4-2-3-1): L. Fabianski; B. Bereszynski, J. Bednarek, K. Glik, T. Kedziora; G. Krychowiak, M. Klich; K. Grosicki, P. Zielinski, P. Frankowski; R. Lewandowski.

Israel (5-3-2): A. Harush; O. Ben Harush, N. Bitton, S. Yeini, L. Taha, E. Dasa; B. Kayal, B. Natkho, D. Peretz; E. Zahavi, D. Saba.

Prediksi Skor Polandia vs Israel: 2 – 0

Untuk kamu yang ingin bermain Play1628, langsung saja kunjungi Riropalace.net dan dapatkan langsung keuntungannya. Dijamin gak bakal rugi!

Aneh, Ini 4 Pemain Sepak Bola Ternama yang Mengaku Tidak Menyukai Sepak Bola

Saat ini menjadi pemain sepak bola ternama sudah menjadi impian banyak pemuda di seluruh penjuru dunia. Karena dengan ketenaran yang dimilikinya, para pemain sepak bola ternama bisa bergelimang harta dan membuat mereka bisa membeli apa pun yang diinginkan. Tidak hanya itu, para pemain sepak bola ternama juga hampir selalu dikelilingi oleh wanita-wanita cantik. Meskipun demikian, ternyata ada beberapa pemain sepak bola ternama yang kurang nyaman dengan profesinya sebagai pemain sepak bola. Meskipun terdengar aneh, namun hal itu memang benar adanya, dan 4 pemain papan atas dunia mengakui bahwa mereka tidak menyukai profesinya sebagai pemain sepak bola.

Gabriel Batistuta

Gabriel Batistuta adalah mantan bintang Timnas Argentina, yang di mana namanya mulai bersinar kala membela Fiorentina. Bermain bersama Fiorentina dari tahun 1991 hingga 2000, Batistuta berhasil tampil menggila dengan mencetak 200 gol dan menyumbang 2 assists dari 325 penampilannya. Ia pun berhasil mempersembahkan gelar juara Coppa Italia dan Supercoppa Italia untuk La Viola. Sukses bersama Fiorentina, Batistuta pindah ke AS Roma dan dirinya pun berhasil meraih gelar juara Serie A. Meskipun sukses sebagai pemain sepak bola, namun Batistuta mengakui bahwa dirinya tidak menyukai sepak bola.

“Saya tidak suka olahraga, terutama sepakbola. Itu hanyalah sebuah profesi saya saja, namun saya tidak menyukainya,” kata Batistuta dilansir Marca.

Christian Vieri

Christian Vieri termasuk salah satu pemain yang cukup sukses berkarier di lapangan hijau, terutama saat membela Juventus. Karena pria yang kini berusia 43 tahun itu berhasil mempersembahkan 2 gelar Serie A dan UEFA Super Cup untuk Juventus. Meskipun demikian, Vieri mengaku tidak menyukai sepak bola, olahraga yang telah membesarkan namanya tersebut.

“Dengan jujur saya harus mengatakan bahwa saya sangat tidak menyukai dalam hal sepakbola ketika saya kecil. Saya sejatinya menyukai olahraga kriket, bukan sepakbola,” ucapnya kala itu dikutip Marca.

Carlos Vela

Kemudian ada nama Carlos Vela, pemain langganan Timnas Meksiko yang kini membela Real Sociedad. Memiliki karier yang mentereng tak membuat Vela menyukai sepak bola, bahkan dirinya mengaku lebih suka menonton film ketimbang harus berlari ke sana ke mari menggiring bola.

“Bila disuruh memilih untuk menonton film bagus atau bermain sepakbola, saya lebih memilih untuk menonton film,” kata Vela, dikutip dari Marca.

Mario Balotelli

Pasti kamu sudah tidak asing dengan sosok yang satu ini. Karena dalam kariernya Mario Balotelli terkenal sering membuat ulah dan menjadi sorotan media karena sikap bengalnya. Namun dibalik sikap bengalnya tersebut, Balotelli adalah pemain yang berprestasi, di mana dirinya mampu meraih 3 gelar juara Serie A bersama Inter Milan dan 1 gelar juara Liga Premier Inggris bersama Manchester City. Namun anehnya Balotelli mengaku bahwa dirinya tidak menyukai sepak bola.

“Saya tidak berselebrasi ketika mencetak gol, sama seperti ketika tukang pos mengantarkan surat. Apakah dirinya turut berselebrasi? Tentu tidak,” kata Balotelli.

Bagaimana dengan kamu? Lebih suka bermain sepak bola atau poker atau mungkin sbobet? Bagi kamu yang ingin mendapat peluang menang yang lebih besar dalam kedua permainan tersebut, terus simak Genericcialisordercialisumyv.com dan kunjungi Pricla856.net.

Tinggalkan AC Milan, Riccardo Montolivo Buat Pesan yang Menyentuh

AC Milan gagal menunjukkan penampilan terbaiknya di musim 2018/19 di bawah asuhan sang legenda, Gennaro Gattuso. Di tangan Gattuso, AC Milan juga gagal lolos ke Liga Champions Eropa karena hanya duduk di posisi kelima klasemen akhir Serie A, yang membuat mereka harus puas bermain di Liga Europa yang merupakan kompetisi kasta kedua antar klub Eropa di musim 2019/20 mendatang.

Oleh sebab itu, AC Milan dikabarkan akan melakukan banyak perubahan pada bursa transfer musim panas 2019 kali ini. Selain akan mendatangkan beberapa pemain baru, AC Milan juga dipastikan akan melepas beberapa pemainnya, termasuk yang kontraknya sudah berakhir seperti Ricardo Montolivo.  Dengan demikian, Montolivo yang pernah menjabat sebagai kapten tim AC Milan itu dipastikan akan hengkang meninggalkan San Siro pada musim panas kali ini setelah kontraknya berakhir pada Juni 2019.

Riccardo Montolivo Tulis Pesan Menyentuh

Jelang kepindahannya, Montolivo pun menyampaikan pesan yang menyentuh, terutama mengenai perlakuan buruk yang dia terima di musim 2018/19. Karena dia merasa bahwa AC Milan telah memperlakukannya dengan buruk tanpa suatu alasan yang jelas. Pesan itu pun ia tulis di akun Instagram pribadinya, @montolivo.

“Tujuh musim mengenakan jersey yang membanggakan, empat tahun dengan ban kapten, kemudian semuanya berubah. Mereka merampas posisi kapten dan waktu bermain saya di lapangan tanpa mengatakan suatu alasan apapun. Saya ucapkan terima kasih sebagai kapten dan pria yang terluka. Luka akan sembuh bersama cinta pada jersey ini untuk selamanya… Forza Milan,” cuplikan mengenai tulisannya.

Statistik Montolivo Bersama AC Milan

Dilansir dari situs Transfermarkt, Montolivo didatangkan AC Milan pada bursa transfer musim panas 2012 yang lalu. Selama bergabung bersama AC Milan, Montolivo berhasil mencatat 158 penampilan dengan mencetak 10 gol dan menyumbang 15 assists. Meskipun memiliki kesetiaan bersama AC Milan, namun Montolivo diperlakukan sangat buruk dengan tidak memberinya kesempatan bermain sama sekali di musim 2018/19. Karena pelatih Gattuso lebih memilih untuk menjadikannya sebagai pemain cadangan.

Segera update informasi seputar berita dan prediksi bola hanya di Genericcialisordercialisumyv.com. dijamin kamu tidak akan salah pilih tim dalam bursa taruhan. Untuk kamu yang ingin bermain casino, sbobet, atau sportsbook, langsung saja kunjungi Pricla856.net.