Bukan ke Barcelona, Neymar Justru Berpeluang ke Juventus

Dalam beberapa pekan terakhir Neymar santer dikabarkan tengah menjadi incaran mantan timnya, Barcelona. Hanya saja sampai saat ini kepindahan pemain bintang PSG tersebut ke Barcelona tak kunjung terwujud, karena terhalang masalah biaya. Karena seperti yang diketahui, PSG menginginkan Barcelona untuk menebus Neymar dengan nilai transfer sebesar 222 juta euro atau setara dengan 3,47 triliun rupiah, jumlah yang sama ketika mereka membelinya dari Blaugrana pada bursa transfer musim panas 2017 yang lalu.

Hanya saja Barcelona tidak mampu menyanggupi tuntutan PSG, karena mereka telah menghabiskan banyak uang pada bursa transfer musim panas 2019 kali ini dengan mendatangkan Frenkie De Jong, Antoine Griezmann, Neto, dan Marc Cucurella, dengan total pengeluaran mencapai angka 225 juta euro atau sekitar 3,1 triliun rupiah. Untuk mengakali tingginya nilai transfer Neymar, Barcelona sempat menawarkan Ousmane Dembele dan Philippe Coutinho ditambah uang segar sebesar 40 juta euro atau senilai 625 miliar rupiah. Hanya PSG tidak setuju dengan penawaran itu, karena mereka hanya ingin mendapat uang segar senilai 222 juta euro dari penjualan Neymar.

Neymar Berpeluang ke Juventus

Sementara itu, berita terbaru justru menyebutkan bahwa kini Neymar berpeluang untuk pindah ke Juventus. Hal ini pertama kali diketahui dari Rai Sport yang mengklaim bahwa ayah Neymar, Neymar Sr, akan segera membuat pertemuan dengan direktur olahraga Juventus, Fabio Patrici, untuk membahas kemungkinan transfer putranya ke Turin pada musim panas 2019 kali ini.

Jika memang rumor tersebut menjadi sebuah kenyataan, tentu saja kehadiran Neymar membuat lini depan Juventus semakin garang. Karena untuk saat ini saja lini depan Juventus sudah dihuni oleh Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala yang sama-sama memiliki insting tajam dalam hal mencetak gol. Sementara itu, selama dua musim memperkuat PSG, Neymar tercatat telah mencetak 51 gol dari 58 penampilannya dan membantu klub berjuluk Les Parisiens itu memenangkan dua kali gelar juara Ligue 1 atau kompetisi kasta tertinggi Perancis.

Bagi kamu yang ingin mendapat lebih banyak keuntungan dalam bermain poker atau casino, langsung saja kunjungi Genericcialisordercialisumyv.com dan bergabung bersama 988bet selaku agen judi online resmi dan terpercaya. Untuk kamu yang hobi sepak bola bisa mengunjungi Pricla856.net, lengkap dengan prediksi terpercaya dan terupdate.

Tumbangkan Persija Jakarta 5-3, TIRA-Persikabo Catat 3 Rekor Fantastis

Laga pekan ke-9 Liga 1 2019 diwarnai oleh duel seru yang mempertemukan antara TIRA-Persikabo melawan Persija Jakarta di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (16/07) sore WIB. Pada pertandingan itu hujan gol terjadi yang berujung pada kemenangan TIRA-Persikabo dengan skor 5-3 atas tim Macan Kemayoran.

Pada pertandingan itu lima gol TIRA-Persikabo masing-masing dicetak oleh Loris Arnaud (8’), Osas Saha (22’, 64’), Rifad Marasabessy (43’), dan Ciro Alves (59). Sedangkan tiga gol Persija semuanya diborong oleh bomber asal Kroasia, Marko Simic, masing-masing pada menit ke-7, 32, dan 71. Kemenangan ini pun semakin mengokohkan posisi TIRA-Persikabo di puncak klasemen sementara Liga 1 2019. Selain itu kemenangan ini juga membuat TIRA-Persikabo berhasil mencatat 3 rekor penting, berikut adalah ulasan lengkapnya.

Tak Terkalahkan di Liga 1 2019

TIRA-Persikabo masih belum terkalahkan dari 9 pertandingan yang sudah dijalani. Tim besutan Rahmad Darmawan itu berhasil mencatat 5 kemenangan dan 4 kali hasil imbang. Lima kemenangan itu mereka dapatkan dengan mengalahkan Perseru Badak Lampung FC (3-0), Persipura Jayapura (2-1), Arema FC (2-1), Semen Padang (3-1) dan Persija (5-3). Sementara empat laga imbang mereka dapatkan saat berhadapan dengan PSM Makassar (0-0), Persib Bandung (1-1), Bhayangkara FC (1-1), dan Madura United (2-2).

Tim Terproduktif di Liga 1 2019

Di bawah tangan dingin Rahmad Darmawan, TIRA-Persikabo memiliki lini depan yang sangat menakutkan dengan diisi oleh trio pemain asing, Ciro Alves, Loris Arnaud, dan Osas Saha. Sampai saat ini TIRA-Persikabo pun tercatat sebagai tim tersubur dengan catatan 19 gol, yang berarti rata-rata mereka mencetak 2 gol di setiap pertandingan yang telah dijalani.

Pertama Kali Mencetak 5 Gol dalam Satu Pertandingan

Kemenangan melawan Persija juga membuat TIRA-Persikabo untuk pertama kalinya mampu mengemas 5 gol dalam satu pertandingan resmi. Sebelumnya TIRA-Persikabo paling banyak mencetak 4 gol dalam satu pertandingan yang terjadi pada Liga 1 2018 dalam dua pertandingan, masing-masing saat mengalahkan PSMS Medan dengan skor 4-2 (05/12/2018) dan Persela Lamongan 4-1 (28/10/2018).

Untuk update informasi seputar berita sepak bola terbaru silahkan terus kunjungi Genericcialisordercialisumyv.com, dan pasang hasil prediksimu hanya di agen judi online terpercaya 988bet. Sementara untuk mendapatkan prediksi terakurat dan terupdate bisa kunjungi pricla856.net.

Lepas Alberto Moreno, Liverpool Punya 3 Opsi Murah untuk Pelapis Robertson

Liverpool memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak bek kiri Alberto Moreno. Kontraknya yang berakhir pada musim panas 2019 kali ini membuat Liverpool melepas Moreno dengan status sebagai bebas transfer. Dengan demikian berarti Andrew Robertson tidak lagi memiliki pesaing di pos bek kiri, yang membuatnya bisa semakin leluasa menempati starting XI Liverpool. Namun andaikan Robertson cedera atau mendapat hukuman akumulasi, tentu saja Liverpool tidak lagi memiliki pemain yang bisa mengisi pos bek kiri.

Akan tetapi bayangan mengenai pelapis Robertson di posisi bek kiri sudah mulai terlihat pada laga pra-musim 2019. Dalam laga pra-musim melawan Tranmere Rovers (12/7/2019) dan Bradford City (14/7/2019), Liverpool terlihat memainkan Yasser Larouci dan Adam Lewis secara bergantian di pos bek kiri. Keduanya sendiri adalah pemain hasil didikan akademi klub.

Hanya saja sampai saat ini pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, masih belum memutuskan siapa yang bakal dia jadikan sebagai pelapis Robertson pada kompetisi musim 2019/20 mendatang.

“Kami akan melihatnya, bukan berarti iya atau tidak. Saya telah mengatakan bahwa kami mesti berpikir mengenai berbagai hal. Mungkin, pada akhirnya kami tidak melakukan apa-apa,” kata Klopp dilansir dari Sky Sport.

Akan tetapi tidak menutup kemungkinan bagi Klopp untuk tak memasukkan keduanya dalam skuat Liverpool musim depan. Karena pelatih asal Jerman itu masih memiliki opsi lain untuk memainkan James Milner di posisi bek kiri. Karena pemain 33 tahun itu juga memiliki banyak pengalaman bermain sebagai bek kiri, bahkan setidaknya pemain internasional Inggris itu sudah mencatat 41 penampilan sebagai bek kiri bersama Liverpool.

“Saya bisa membayangkan bahwa kami harus melihat seluruh hal yang berada di sekeliling tim. Tentu saja kami kehilangan seorang bek kiri, tetapi hari ini kita melihat dua pemain yang cukup muda (Larouci dan Lewis), dan James juga bisa bermain di posisi ini. Kita lihat saja nanti,” pungkasnya.

Untuk kamu yang selalu merugi dalam bermain poker atau casino, gak ada salahnya coba bergabung dengan 988bet. Untuk informasi lengkapnya kamu bisa klik 988bet.biz.

Kembali Berulah, Kini Barcelona Dituduh Bohong Soal Masa Depan Coutinho

Agen Philippe Coutinho, Kia Joorabchian, menuduh bahwa Barcelona telah berbohong soal masa depan kliennya di Camp Nou. Joorabchian sebelumnya mengatakan bahwa masa depan Coutinho bersama Barcelona sudah dijami oleh petinggi klub, Pep Seguran dan Josep Maria Bartomeu.

Hanya saja kini dia menemukan fakta bahwa Barcelona tidak memenuhi janjinya kepada pemain internasional Brasil tersebut. Karena kini nama Coutinho mulai terseret dalam rencana transfer pemulangan Neymar dari PSG. Mantan winger Liverpool itu disebut akan dimasukkan dalam bagian transfer Neymar, demi mengurangi jumlah uang tunai yang dikeluarkan oleh Barcelona untuk memulangkan sang pemain.

“Penyataan Presiden Barcelona (Josep Maria Bartomeu) sangat jelas, dia tidak memiliki niatan untuk menjual Coutinho ke klub mana pun. Pernyataan tersebut membuat kami tidak melakukan pergerakan dengan menawarkan klien kami (Coutinho) ke klub lain pada bursa transfer musim panas tahun 2019 kali ini,” kata Joorabchian.

Namun setelah dipelajari lebih lanjut, Joorabchian menemukan ketidaksesuaian antara janji Barcelona dengan kenyataan yang ada saat ini. Karena dia menemukan fakta bahwa penasihat Barcelona, Andre Cury mendesak pihak klub untuk memasukkan nama Coutinho ke dalam transfer Neymar.

“Seperti yang saya katakan sebelumnya, kami sangat menghormati Barcelona karena pilihan mereka. Akan tetapi mereka justru tidak menetapi perkataan mereka sendiri. Kami telah lama bungkam mengenai hal ini, akan tetapi hal itu tidak bisa ditoleransi karena Barcelona telah membohongi pemainnya. Mereka harus mengatakan yang sebenarnya. Jika memang mereka ingin Coutinho pergi, maka katakanlah hal teresebut,” pungkasnya.

Barcelona sendiri mendatangkan Coutinho dari Liverpool pada bursa transfer musim dingin 2018 yang lalu dengan nilai transfer sebesar 145 juta euro atau setara dengan 2,28 triliun rupiah, sekaligus menjadi rekor transfer terbesar klub. Akan tetapi tingginya uang yang dikeluarkan Barcelona tidak sebanding dengan kualitas Coutinho yang terus mengalami penurunan. Oleh sebab itu Barcelona tertarik untuk melepasnya, dan menjadikannya sebagian dari transfer Neymar.

Bagi kamu yang ingin mendapat lebih banyak bonus dari permainan poker atau casino, langsung saja bergabung dengan 988bet. Untuk informasi lengkapnya bisa follow akun Twitter 988bet, @988bet.

Jelang Musim Baru, 4 Hal Ini Harus Dibenahi Manchester United

Manchester United tampil memalukan pada kompetisi 2018/19 yang lalu. Selain harus puasa gelar, permainan Manchester United juga fluktuatif yang membuat mereka harus mengakhiri kompetisi Liga Premier Inggris di urutan ke-6 klasemen. Dengan kondisi itu mereka dipastikan gagal lolos ke Liga Champions Eropa musim 2019/20.

Jika tidak ingin terulang nasib buruk di musim lalu, tentu saja Manchester United harus berbenah pada bursa transfer musim panas tahun ini. Mereka bisa memulainya dengan membuang beberapa pemain yang minim kontribusi dan kemudian mendatangkan pemain yang lebih berkualitas ke Old Trafford.

Apabila melihat performa Manchester United di musim lalu, setidaknya ada empat sektor yang harus segera dibenahi oleh pelatih Ole Gunnar Solksjaer pada bursa transfer musim panas 2019 ini. Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Kiper

Sampai saat ini nasib David de Gea sebagai kiper Manchester United masih belum menemui titik terang. Sebelumnya kiper asal Spanyol itu sempat dikabarkan akan segera didepak oleh Manchester United setelah dirinya menuntut upah sebesar 8,8 miliar pounds per pekan, sama seperti Alexis Sanchez yang berstatus sebagai pemain bergaji tertinggi The Red Devils.

Akan tetapi baru-baru ini beredar rumor bahwa Manchester United dan De Gea sudah sepakat soal upah, yakni sebesar 350 ribu pounds atau sekitar 6,1 miliar rupiah per pekan. Sebagai pelatih Ole dituntut untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut, karena meskipun dikabarkan sudah ada kata sepakat namun sampai saat ini kedua belah pihak belum membuat pernyataan secara resmi.

Lini Belakang

Pada musim lalu lini belakang Manchester United tampil sangat buruk dengan kemasukan 54 kali, bahkan lebih buruk jika dibandingkan dengan Newcastle United yang hanya kemasukam 48 gol. Untuk memperbaiki lini belakang, Manchester United sudah berniat untuk mendatangkan Harry Maguire dari Leicester City. Akan tetapi sampai saat ini kabar tersebut hanya menjadi rumor belaka yang tak kunjung menemui titik terang. Jika memang kesulitan mendatangkan Maguire, Ole harus segera bergerak cepat untuk mendatangkan bek tangguh lainnya.

Lini Tengah

Musim depan Manchester United dipastikan tidak lagi diperkuat oleh Ander Herrera yang telah pindah ke PSG. Praktis kini Manchester United hanya mengandalkan Paul Pogba untuk mengatur lini tengah. Padahal Pogba sendiri santer dikabarkan akan hengkang untuk bergabung dengan Real Madrid atau Juventus. Sementara Nemanja Matic dan Andreas Pereira gagal menunjukkan penampilan terbaiknya pada musim lalu. Mengingat pentingnya peran lini tengah, tentu saja Ole dituntut untuk segera membenahinya sebelum kompetisi dimulai.

Lini Depan

Manchester United juga membutuhkan striker tajam, mengingat di musim lalu lini depan mereka tak terlalu tampil mengesankan. Dari anggota ‘Big Six’, Manchester United menjadi tim terproduktif kedua dari bawah setelah Chelsea. Karena mereka hanya mampu mencetak 65 gol, unggul 2 gol dari Chelsea yang mengakhiri kompetisi di urutan ke-3 klasemen Liga Premier Inggris.

Bagi kamu yang ingin mencari agen judi online resmi dan terpercaya, langsung saja kunjungi 988bet.biz dan bergabung bersama 988bet. Dijamin kamu tidak akan pernah menyesal, yang ada kamu justru ketagihan.

Prediksi Barito Putera vs Bali United, Saatnya Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana

Pekan ke-8 Liga 1 2019 akan ditutup oleh pertandingan seru antara Barito Putera melawan Bali United. Menurut rencana laga itu akan dilangsungkan di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Minggu (14/07) malam mulai pukul 18:30 WIB. Pertandingan ini pun dipastikan bakal berlangsung ketat, mengingat tuan rumah sedang berambisi meraih kemenangan perdana di Liga 1 2019.

Barito Putera

Saat ini Barito Putera masih berada di posisi ke-16 klasemen sementara atau masuk zona degradasi dengan koleksi 4 poin, hasil 4 kali imbang dari 7 pertandingan yang sudah dijalani di Liga 1 2019. Oleh sebab itu pada laga kali ini Barito Putera akan mengusung misi untuk memenangkan pertandingan demi mendongkrak posisinya di klasemen sementara. Jika berhasil mengalahkan Bali United, tim Laskar Antasari akan naik ke posisi 14 klasemen sementara menggusur Persija Jakarta.

Hanya saja mengalahkan Bali United juga bukan perkara yang mudah. Selain mereka memiliki skuat yang berkualitas, Bali United juga memiliki lini pertahanan yang sangat tangguh. Bahkan sampai saat ini gawang Bali United baru kemasukan 3 gol dan menjadi tim dengan pertahanan terbaik di Liga 1 2019.

Namun dengan semangat juang yang tinggi dari para pemain Barito Putera, mengalahkan Bali United bukanlah sebuah kemustahilan. Terlebih jelang pertandingan kali ini Barito Putera mendapat modal yang apik setelah menahan tuan rumah Persebaya Surabaya dengan skor 2-2. Pada laga nanti Barito Putera kemungkinan akan mengandalkan Rafael Silva di lini depan, di mana sejauh ini dirinya sudah berhasil emncetak 4 gol bagi tim Laskar Antasari.

Bali United

Dengan skuat yang dimiliki, bukan hal yang aneh jika Bali United berhasil menduduki urutan ke-2 di klasemen sementara Liga 1 2019 dengan koleksi 16 poin. Mereka hanya kalah selisih gol dari pemuncak klasemen sementara, TIRA-Persikabo.

Jika melihat dari statistik, bisa dibilang Bali United lebih diunggulkan pada pertandingan kali ini.; Terlebih di laga terakhir Bali United mampu menumbangkan tuan rumah Badak Lampung dengan skor telak 0-3. Selain itu waku istirahat yang lebih lama juga menjadi keuntungan tersendiri bagi Bali United, mengingat mereka terakhir kali bertanding pada 30 Juni yang lalu.

Pada pertandingan ini Bali United kemungkinan bakal kembali mengandalkan Stefano Lilipaly di lini tengah. Karena memang pemain naturalisasi Indonesia itu memiliki skil dan kreativitas yang cukup tinggi dalam membangun serangan.

Head to Head Barito Putera vs Bali United

18/09/2018 Barito Putera 1 – 1 Bali United

22/04/2018 Bali United 2 – 0 Barito Putera

25/10/2017 Barito Putera 1 – 1 Bali United

14/07/2017 Bali United 5 – 0 Barito Putera

18/02/2017 Barito Putera 2 – 1 Bali United

Lima Pertandingan Terakhir Barito Putera

09/07/2019 Persebaya Surabaya 2 – 2 Barito Putera

05/07/2019 Badak Lampung 3 – 3 Barito Putera

30/06/2019 PSIS Semarang 0 – 0 Barito Putera

22/06/2019 Barito Putera 1 – 2 Kalteng Putra

28/05/2019 Bhayangkara 4 – 2 Barito Putera

Lima Pertandingan Terakhir Bali United

30/06/2019 Badak Lampung 0 – 3 Bali United

26/06/2019 Kalteng Putra 2 – 2 Bali United

22/06/2019 Bali United 1 – 0 PSIS Semarang

31/05/2019 Bali United 1 – 0 Persija Jakarta

21/05/2019 Bali United 1 – 0 Bhayangkara FC

Prediksi Line Up Barito Putera vs Bali United

Barito Putera (4-3-3): Aditya Harlan; Andri Ibo, Dandi Maulana, Donny Monim, Lucas da Silva; Rony Esar Beroperay, Evan Dimas, Paulo Sitanggang; Rizki Pora, Rafael Silva, Samsul Arif.

Bali United (4-3-3): Wawan Hendrawan; Michael Orah, Willian Pacheco, Haudi Abdillah, Made Andhika Wijaya; Fadhil Sausu, Stefano Lilialy, Brwa Nouri; Irfan Bachdim, Melvin Platje, Ilija Spasojevic.

Prediksi Skor Barito Putera vs Bali United: 1 – 2

Bagi kamu yang ingin mendapat lebih banyak untung dalam bermain poker atau judi online lainnya, langsung saja kunjungi 988bet.biz dan gabung bersama 988bet.

Karena 3 Alasan Ini, Liverpool Dilarang Belanja Banyak Pemain

Berakhirnya musim 2018/19 secara otomatis membuat tim-tim Eropa akan mulai disibukkan oleh bursa transfer musim panas 2019. Banyak klub yang rela menggelontorkan dana hingga triliunan rupiah demi bisa mendatangkan pemain incarannya guna memperkuat skuat di musim depan. Sejauh ini Real Madrid masih menjadi tim terboros di bursa transfer musim panas 2019 setelah mengeluarkan dana hingga 4,8 triliun rupiah demi mendatangkan 5 pemain top ke Santiago Bernabeu.

Hal berbeda justru ditunjukkan oleh Liverpool, di mana juara Liga Champions 2018/19 itu justru terlihat cukup berhati-hati dalam mendatangkan pemain di bursa transfer musim panas 2019. Sejauh ini Liverpool masih mendatangkan 1 pemain baru, yakni pemain muda Sepp van den Berg. Namun mereka dikabarkan masih mengincar beberapa pemain ternama lainnya seperti Bruno Fernandes dan Nicolas Pepe.

Meskipun belum seboros Real Madrid, namun banyak yang menilai bahwa Liverpool akan melakukan kesalahan fatal jika mendatangkan banyak pemain pada musim panas 2019. Klaim itu juga didukung oleh 3 alasan yang berikut ini.

Pemain Liverpool Sudah Kompak

Mendatangkan pemain baru akan membuat kekompakan pemain Liverpool sedikit goyah. Karena bisa dibilang para pemain Liverpool sudah cukup kompak dan penampilannya pun terus meningkat di setiap musimnya. Hal itu bisa dilihat dari keberhasilan Liverpool menjadi juara Liga Champions 2018/19 setelah di musim sebelumnya hanya menjadi finalis setelah dikalahkan Real Madrid. Di Liga Premier Inggris pun demikian, di mana pada musim 2018/19 kemarin The Reds berhasil finish di urutan kedua setelah di musim sebelumnya harus mengakhiri kompetisi dengan berada di peringkat ke-4.

Pemain Baru Harus Beradaptasi

Masalah selanjutnya adalah adanya kemungkinan pemain baru tidak bisa langsung menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan skema Jurgen Klopp di Liverpool. Hal itu pun pernah dialami oleh Danny Ings, Lazar Markovic, Marko Grujic, dan Nabi Keita, yang gagal bersinar bersama Liverpool. Padahal di klub sebelumnya mereka berhasil menunjukkan penampilan yang mengesankan.

Membuang Uang

Dengan kecenderungan pasar transfer saat ini, Liverpool dipastikan harus mengeluarkan uang yang lebih besar untuk mendatangkan pemain. Padahal pemain tersebut belum tentu cocok bagi Liverpool. Oleh sebab itu, mendatangkan pemain yang belum benar-benar membuktikan kemampuannya hanya akan membuang-buang uang.

Bagi kamu yang sedang bingung mencari agen judi online terpercaya, langsung saja kunjungi 988bet.org dan bergabung dengan 988bet.

Sulit Dapatkan Neymar, Real Madrid Beralih ke Kylian Mbappe

Sudah bukan rahasia lagi jika Real Madrid tertarik untuk mendatangkan bintang PSG asal Brasil, Neymar. Hanya saja ambisi Real Madrid untuk mendatangkan Neymar harus terhalang oleh keinginan sang pemain untuk kembali memperkuat Barcelona. Karena bersama Barcelona, Neymar mampu menunjukkan penampilan terbaiknya dan meraih banyak trofi bergengsi.

Akan tetapi kemudian Real Madrid mulai mengendurkan minatnya pada Neymar usai berhasil mendatangkan Eden Hazard dari Chelsea dengan harga 100 juta euro atau setara dengan 1,6 triliun rupiah. Hazard dinilai memiliki tipikal permainan yang hampir serupa dengan Neymar, di mana pemain asal Belgia itu rajin melakukan serangan dengan menyisir sisi sayap. Mulai mengendurnya minat Real Madrid pada Neymar membuat Barcelona semakin berpeluang untuk memulangkan pemain berusia 27 tahun tersebut.

Real Madrid Alihkan Bidikan pada Kylian Mbappe

Dilansir dari laman 90Min, kini Real Madrid sudah mengalihkan bidikannya pada rekan setim Neymar di PSG, Kylian Mbappe. Karena pemain muda asal Perancis itu juga berhasil menunjukkan penampilan yang sangat mengesankan di musim 2018/19, di mana dirinya mampu mencetak 39 gol dan menyumbang 17 assists dari 43 penampilannya di semua kompetisi.

Bukan di Tahun Ini, Real Madrid Ingin Boyong Mbappe 2020

Akan tetapi kemudian media tersebut mengklaim bahwa Real Madrid tidak akan berusaha mendatangkan Mbappe pada musim panas tahun 2019 kali ini. Karena untuk saat ini mereka lebih memilih fokus berburu tanda tangan gelandang andalan Manchester United, Paul Pogba, demi bisa memperkuat lini tengah pada kompetisi musim depan.

Selain itu Pogba juga disinyalir memiliki nilai transfer sebesar 2,1 triliun yang di mana jumlah tersebut cukup menguras uang khas Real Madrid di musim panas 2019. Jika tetap memaksa mendatangkan Mbappe, maka Real Madrid dipastikan akan kehabisan dana dan terkena sanski Financial Fair Play. Karena meskipun masih sangat muda, namun berkat penampilan apiknya Mbappe dikabarkan kini bernilai sebesar 180 juta euro atau setara 2,8 triliun rupiah. Oleh sebab itu Real Madrid disinyalir akan berusaha mati-matian mendatangkan Mbappe pada tahun 2020 mendatang.

Untuk kamu yang haus akan informasi seputaer dunia sepak bola dan prediksi terpercaya, jangan lupa pantengin Genericcialisordercialisumyv.com.

4 Kejadian Menarik yang Mewarnai Hasil Imbang Persija vs Persib

Laga bertajuk El Clasico Indonesia yang mempertemukan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (10/07) sore harus berakhir dengan skor imbang 1-1. Pada laga itu banyak kejadian menarik, salah satunya adalah gol kontroversial Marko Simic ke gawang Persib pada menit ke-75. Karena wasit memutuskan untuk mensahkan gol tersebut meskipun dilihat dari tayangan ulang bola belum sepenuhnya melewati garis gawang. Selain itu masih ada 4 kejadian menarik lainnya yang mewarnai pertandingan tersebut.

Deden Natsir Cedera Parah

Persib Bandung sudah harus melakukan pergantian pemain pada menit ke-33, setelah Deden Natsir menderita cedera parah usai bertabrakan dengan Bruno Matos dan harus segera dilarikan ke rumah sakit. Untuk menggantikan posisinya, pelatih Persib, Robert Rene Alberts memutuskan untuk memasukkan kiper senior Made Wirawan.

Bruno Matos Kesakitan

Tidak hanya Natsir, Bruno Matos juga harus menjadi tumbal atas tingginya tensi pada pertandingan tersebut. Pemain asal Brasil itu harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-62, setelah beberapa saat sebelumnya terlibat benturan keras dengan gelandang jangkar Persib, Hariono. Benturan itu pun membuat Bruno Matos mengerang kesakitan dan memegangi bagian perut sebelah kiri.

Gol Kontroversial Marko Simic

Seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, laga ini sempat diwarnai oleh gol kontroversial dari Simic. Mendapat umpan lambung dari hasil sepak pojok, Simic yang berdiri tanpa kawalan berhasil melepaskan tandukan kencang dan terarah ke gawang Persib. Bola tandukannya pun mengenai mistar dan memantul ke bawah, meskipun melalui tayangan ulang terlihat bahwa bola belum sepenuhnya melewati garis, namun karena minimnya teknologi membuat wasit Fariq Hitaba memutuskan untuk mensahkan gol tersebut.

Kartu Merah Novri Setiawan

Petaka menimpa Persija pada menit ke-78 atau saat unggul dengan skor 1-0. Karena pada saat itu Persija kehilangan satu pemainnya setelah penyerang sayap, Novri Setiawan harus diusir keluar lapangan pertandingan karena mendapat kartu merah dari wasit. Sang pengadil lapangan terpaksa mengeluarkan kartu merah setelah Novri dengan sengaja menendang bola ke arah striker Persib, Ezechiel N’Douassel.

Untuk kamu yang tertarik bermain judi online, langsung saja bergabung dengan 988bet dengan cara klik 988bet.biz.

3 Fakta Menarik Usai Persija Singkirkan Borneo FC di Semi-Final Piala Indonesia

Persija Jakarta berhasil menahan imbang Borneo FC dengan skor 1-1 pada laga leg kedua babak semi-final Piala Indonesia di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (06/07) sore WIB. Dengan hasil tersebut, Persija berhak melaju ke final Piala Indonesia setelah unggul agregat dengan skor 2-3, usai di laga leg pertama berhasil menumbangkan Borneo FC dengan skor 2-1. Di laga final nantinya Persija akan berhadapan dengan pemenangan semi-final kedua yang mempertemukan antara PSM Makassar melawan Madura United.

Terlepas dari hasil tersebut, ada tiga fakta menarik yang mewarnai keberhasilan Persija melaju ke final Piala Indonesia usai menyingkirkan Borneo FC. Berikut adalah ulasan lengkapnya.

Oh ya, sebelum menyimak ulasan yang berikut ini, segera daftarkan dirimu di 988bet untuk mendapat lebih banyak keuntungan dalam permainan poker atau casino. Caranya juga cukup mudah, kamu hanya tinggal klik 988bet.me dan segera daftarkan dirimu.

Persija Jakarta Terlalu Perkasa untuk Borneo FC

Dengan skor 1-1 yang mewarnai leg kedua, Persija Jakarta semakin menunjukkan dominasinya atas Borneo FC. Karena dalam sembilan pertemuan terakhir Borneo FC tidak pernah menang atas tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut. Sejak tahun 2017 yang lalu, Borneo FC tercatat hanya mampu meraih 1 kali hasil imbang ketika laga melawan Persija.

Ismed Sofyan Produktif di Piala Indonesia

Ismed Sofyan berhasil menjadi pencetak gol satu-satunya bagi Persija di laga leg kedua melawan Borneo FC. Gol tersebut dia cetak pada babak pertama melalui tendangan bebas yang cukup cantik. Ini bukan kali pertama Ismed mencetak gol di Piala Indonesia, karena di laga perempat-final melawan Bali United dirinya juga berhasil mencetak satu gol. Dengan demikian sejauh ini dirinya sudah mencetak 2 gol di ajang Piala Indonesia. Padahal di kompetisi lainnya Ismed tidak mampu mencetak satu gol pun untuk Persija.

Bruno Matos Masih Melempem

Bruno Matos masih belum mampu menunjukkan ketajamannya di lini depan Persija. Meskipun sempat membuat penampilan yang cukup mengejutkan di Piala Presiden da Piala AFC 2019, pemain asal Brasil itu masih belum mampu mengemas gol lagi untuk tim Macan Kemayoran.